Ahok Perintahkan Petugas Kebersihan Memotong Kabel "Fiber Optik"

NewsIndo.co - Fiber Optik adalah sebuah Teknologi kabel yang menggunakan benang (serat) kaca atau plastik) mengirimkan data. Kabel Fiber optic terdiri dari seikat benang kaca, yang masing-masing mampu mentransmisi pesan modulasi ke gelombang cahaya. serat kaca biasanya memiliki diameter sekitar 120 mikrometer dengan yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain hingga jarak 50km tanpa menggunakan repeater. Sinyal-sinyal gelombang dapat berupa pengkodean komunikasi suara atau data komputer.


Komunikasi Fiber optic tergantung pada prinsip cahaya pada medium kaca dapat Dapat membawa informasi lebih banyak dan jarak yang jauh dibanding sinyal listrik yang dibawa oleh media tembaga atau koaksial. Kemurnian serat kaca digabungkan dengan sistem elektronik yang maju memungkinkan serat terlebih mengirimkan sinyal cahaya digital melampaui jarak 100 km tanpa alat penguat. Fiber optik merupakan media transmisi yang ideal dengan sedikit transmisi loss, gangguan rendah dan potensi bandwidth yang tinggi.


Penggunaan Kabel Fiber Optik yang sembarangan membuat Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kecewa dan memerintahkan kepada petugas kebersihan agar memotong kabel fiber optik di selokan yang menghalangi aliran air. Ini demi Jakarta yang bebas genangan air.




[caption id="attachment_29" align="aligncenter" width="850"]Ahok Perintahkan Petugas Kebersihan untuk Memotong Kabel Fiber Optik Ahok Perintahkan Petugas Kebersihan untuk Memotong Kabel Fiber Optik[/caption]

"Makanya saya suruh kalau mereka tidak mau mengubah (pemasangan kabel fiber optik), gunting saja," kata Ahok dalam sambutan pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) REI DKI Jakarta 2015 di Hotel Ritz Carlton, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (1/12/2015).


Cara 'main gunting' ini memang terkesan asal terjang. Namun demikian, Pemprov DKI Jakarta berhak membenahi wilayahnya meski dengan cara 'preman'. "Sama-sama preman to? Enggak ada aturan dan saya adalah preman resmi!" ujar Ahok disambut tawa hadirin.


Ahok menyadari trotoar-trotoar di DKI masih jauh dari memuaskan. Jeleknya trotoar di Ibu Kota ini juga disebabkan oleh pengerjaan galian kabel optik yang serampangan. "Kita baru memperbagus (trotoar), nggak tahu ada kabel fiber optik siapa, gali lagi," keluh Ahok.


Kondisi selokan yang terganggu kabel fiber optik itu tentu saja tidak baik untuk aliran air. Maka petugas-petugas kebersihan tak perlu bingung menghadapi kabel optik itu, potong saja lah bila mengganggu aliran air.


"Sekarang kalau hujan, tengah malam pun seluruh kelurahan pekerjanya turun ke lapangan," ujar Ahok.


Ahok juga menyayangkan polah orang-orang Jakarta yang ringan saja membuang sampah sembarangan. Ini mengakibatkan banjir, apalagi ditambah kondisi selokan yang tak ideal bercampur sampah.


"Naik mobil mewah juga buang sampah ke luar. Begitu hujan, sampah mencari selokan dan selokannya ada fiber optik di dalamnya," kata Ahok


Ahok Perintahkan Petugas Kebersihan Memotong Kabel "Fiber Optik"

Subscribe to receive free email updates: