Lamborghini Maut : Dinyatakan Pulih, Pria Ini di Jemput dari Rumah Sakit

NewsIndo.co - Tim dari Polrestabes Surabaya tiba di RS Bhayangkara, Sabtu (5/12/2015). Kedatangan tim ini untuk menjemput tersangka Wiyang Lautner. Wiyang Lautner (24), tersangka kasus kecelakaan Lamborghini maut, akhirnya dinyatakan sehat oleh dokter Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Surabaya. Sabtu pagi, 5 Desember 2015. Dia kemudian dibawa ke Polrestabes Surabaya untuk menjalani pemeriksaan.




[caption id="attachment_89" align="aligncenter" width="850"]Lamborghini Maut : Dinyatakan Pulih, Pria Ini di Jemput dari Rumah Sakit Lamborghini Maut : Dinyatakan Pulih, Pria Ini di Jemput dari Rumah Sakit[/caption]

Lautner keluar dari Ruang Teratai 9 sekitar pukul 09.30 WIB. Perban putih masih menempel di dahinya. Memakai kaus berkerah warna biru, Lautner berjalan dikawal polisi menuju mobil Laka Lantas Polrestabes Surabaya bernopol X 113-29 yang diparkir di halaman belakang rumah sakit. Dua pengacaranya tampak mendampingi.


Lautner terus menundukkan kepala. Tapi, untuk pertama kalinya Lautner menyampaikan kata-kata terkait kecelakaan maut tersebut. "Sudah sehat. Saya minta maaf, saya siap bertanggung jawab. Semua sudah diurus keluarga," katanya.


Tidak ada pernyataan sedikit pun disampaikan pihak polisi yang menjemput Lautner. Informasi diperoleh, Lautner dikeluarkan dari RS Bhayangkara setelah dinyatakan sehat oleh dokter. Ia dibawa ke Polrestabes Surabaya untuk menjalani pemeriksaan terkait kecelakaan maut yang membelit dirinya di Jalan Manyar Kertoarjo, Surabaya, Minggu, 29 November 2015.


Keterangan Lautner dibutuhkan untuk membuat terang kasus kecelakaan yang membuat heboh. Polisi sudah meminta keterangan dari saksi korban selamat, pengemudi Ferrari, Bambang, yang disebut-sebut melaju bersama Lamborghini yang dikemudikan Lautner saat kecelakaan terjadi, serta saksi ahli.


Lamborghini Maut Dinyatakan Pulih, Pria Ini di Jemput dari Rumah Sakit_Kecelakaan tersebut terjadi ketika Lamborghini Maut yang dikemudikan Lautner tiba-tiba oleng ke kiri saat melaju di Jalan Manyar Kertoarjo, Minggu, 29 November 2015. Mobil supercepat itu menyeruduk warung STMJ beserta penjual dan pembelinya. Akibatnya, Mujianto (45) dan Srikanti (41) alami luka. Seorang lagi, Kuswarijono (51), tewas di tempat.

Subscribe to receive free email updates: