Koper Dibongkar, Berlian Hilang : Nyesal Saya Naik LION AIR

Newsindo.co - Belum lekang dari ingatan perihal sindikat pencurian barang-barang penumpang pesawat yang melibatkan porter maskapai Lion Air dan petugas keamanan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.


Kini peristiwa yang hampir mirip terjadi lagi. Sebelas porter maskapai yang sama, ditangkap polisi dari Bandara Internasional Kualanamu.


Mereka dibawa ke Mapolres Deliserdang di Lubukpakam untuk dimintai keterangan, karena dicurigai terlibat pencurian perhiasan dari koper milik seorang penumpang bernama Cherni Karimum alias Acin (51), warga Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Riau.


Acin berangkat dari Kualanamu pada Minggu (17/1), sekitar pukul 16.00 WIB, menumpang pesawat Lion Air JT 295 menuju Bandara Sutan Syarif Kasim II, Pekanbaru.


"Saya baru sadar bahwa barang-barang berharga yang saya bawa sudah raib saat berada di rumah. Saya terkejut sekali. Sebab kondisi koper sama sekali tidak rusak. Gembok yang saya pasang juga masih terkunci. Cuma belakangan, setelah diperiksa ulang, memang agak longgar," katanya saat dihubungi Tribun melalui sambungan telepon selular dari Medan, Rabu (20/1) sore.




[caption id="attachment_465" align="aligncenter" width="850"]Koper Dibongkar, Berlian Hilang  Nyesal Saya Naik LION AIR Koper Dibongkar, Berlian Hilang Nyesal Saya Naik LION AIR[/caption]

Acin membawa sejumlah perhiasan yang ia masukkan ke dalam dua kotak berukuran besar dan kecil berwarna merah.


Perhiasan-perhiasan ini berupa satu pasang anting-anting berlian, satu pasang anting-anting emas putih bermata batu, satu pasang anting-anting emas dan emas putih, satu untai kalung emas putih bermata batu segi empat, satu untai emas putih berbentuk rantai, satu cincin berlian bersegi empat, satu cincin emas putih berlian, satu cincin emas bermata warna merah jambu, dan satu mainan kalung dari tembaga bermata intan.


"Sebelum ini saya sudah beberapa kali membawa dan menyimpan perhiasan di dalam koper. Aman-aman saja. Tapi, yah, memang, waktu itu saya tidak naik Lion. Awalnya saya mengira, karena kasusnya baru meledak, pengamanannya jadi lebih ketat. Ternyata malah terulang lagi. Nyesal saya naik Lion. Bagi saya, tidak ada lagi cerita naik Lion Air. Itu yang terakhir," ujarnya.


Penyesalan Acin jadi berlipat-lipat karena saat menginformasikan tentang kehilangan yang dialaminya pada pihak Lion Air di Pekanbaru, ia sama sekali tidak mendapatkan jawaban.


"Kemudian saya ke bandara dan oleh mereka, setelah diperiksa, diarahkan ke Medan (Kualanamu). Sebab menurut mereka, indikasinya (hilang) di sana. Dari pihak bandara Medan (Kualanamu), saya diarahkan ke polisi untuk membuat laporan," katanya.


Berlian yang hilang dari dalam koper penumpang pesawat Lion Air disebut disimpan didalam kotak bewarna merah. Hal ini dikatakan oleh korbannya Cherni Karimum alias Acin (51) yang merupakan warga Pekanbaru, Riau.


“Didalam koper perhiasan itu saya masukkan lagi kedalam dua kotak emas bewarna merah. Satu kotaknya kecil dan satu lagi besar,”kata Acin ketika dihubungi melalui telepon selulernya Rabu, (20/1/2016).


Ia menyadari bahwa dirinya telah kecurian saat tiba dirumah. Disebut ketika dilihat koper miliknya sama sekali tidak ada yang rusak.


“Koper saya itu ada yang rusak. Gemboknya juga enggak rusak. Tapi memang agak longgar,” ucap Acin.


Atas kasus ini dirinya menyebut masih tinggal di Medan. Ia berharap banyak agar polisi dapat membongkar kasus ini.


sumber : Koper Dibongkar, Berlian Hilang : Nyesal Saya Naik LION AIR

Subscribe to receive free email updates: