Netflix Hadir di Indonesia, Film Digital (DVD) Dunia Maya

Newsindo.co - Netflix (NASDAQ: NFLX) adalah salah satu penyewaan DVD daring pertama dan terbesar, menawarkan penyewaan DVD lewat surat secara flat rate kepada pelanggan di Amerika Serikat. Berpusat di Los Gatos, California, saat ini mereka memiliki koleksi sebanyak 65.000 judul dan sekitar 5 juta pelanggan. Saat ini Netflix mengeluarkan biaya US$300 juta setahun untuk mengirim 1,4 juta film setiap hari.

Kehadiran Netflix di Indonesia tak ubahnya berkah bagi para pencinta film.

Apa itu Netflix? Netflix adalah layanan yang memungkinkan pengguna menonton tayangan kesukaan di mana pun, kapan pun, dan hampir lewat medium apa pun (smartphone, smartTV, tablet, PC, dan laptop).

Netflix ibarat toko penyewaan DVD, tetapi menawarkan film digital di dunia maya. Netflix bisa juga disamakan dengan layanan video berbayar di YouTube.

Mirip langganan televisi berbayar (cable tv), Netflix bersih dari iklan, penonton tak perlu menunggu jadwal penayangan serial televisi, dan bisa menentukan sendiri konten yang ingin dinikmati.


Kemudahan itu dibayar dengan harga berlangganan relatif murah. Mulai dari Rp 109.000, pengguna bisa mengakses koleksi film dan serial televisi yang terhimpun dalam perpustakaan Netflix.

Syarat mutlaknya, pengguna harus memiliki jaringan internet yang mumpuni dan sebaiknya dengan kuota tak terbatas. Sebab, Netflix mengusung mekanisme streaming.

Lalu apa bedanya Netflix dengan layanan streaming serupa seperti Google Play Movies, iFlix, dan HOOQ? Pertama, Netflix adalah pelopor layanan sewa film online. Didirikan sejak 1997, Netflix mengakomodasi arsip film paling lengkap dengan wilayah pengoperasian terbanyak.

Seiring tingginya penetrasi internet, layanan-layanan serupa bermunculan dengan beberapa modifikasi dan signifikansi pasar.

Misalnya Google Play Movies yang khusus menyasar pengguna Android dan Chrome. Mekanismenya pay-per-view atau membayar tiap menonton satu film. Sementara Netflix merupakan layanan on-demand atau membayar langganan secara bulanan tanpa batasan film yang ditonton.

iFlix dan HOOQ lebih mirip dengan Netflix. Bedanya, HOOQ fokus pada pasar lokal Filipina. Sementara iFlix lebih luas dengan jangkauan di Filipina dan Malaysia.

Netflix sendiri sudah tersedia di 190 negara, termasuk Indonesia. Hingga akhir tahun ini, layanan yang didirikan Marc Randolph and Reed Hastings tersebut menargetkan 200 negara bisa menjajal Netflix.

Untuk pasar Indonesia, ada tiga jenis layanan Netflix yang bisa dinikmati. Layanan tersebut adalah Basic, Standard, dan Premium. Perbedaan antara tiap paket terletak pada resolusi gambar film dan jumlah perangkat yang bisa digunakan lewat sebuah akun Netflix secara bersamaan.

Untuk mendaftar akun Netflix, pengguna harus memasukkan informasi kartu kredit. Selama satu bulan ini, Netflix memberlakukan promo gratis bagi pasar Indonesia.

Pendaftaran bisa dilakukan di sini. Untuk mengunduh aplikasi mobile-nya bisa lewat iOS, Android, maupun Windows Store.

Subscribe to receive free email updates: