Design Baru BANDAR UDARA SILANGIT, Danau Toba Jadi 'Monaco of Asia'

Newsindo.co - PT Angkasa Pura II (AP II) berkomitmen mengembangkan Bandara Silangit di Tapanuli Utara, Sumatera Utara sebagai bagian dari upaya mendukung pariwisata Indonesia. Langkah AP II sejalan dengan rencana pemerintah mengembangkan kawasan Danau Toba, yang diproyeksikan menjadi Monaco of Asia.


Bandara Silangit yang dikelola AP II merupakan salah satu akses transportasi terdekat menuju Danau Toba, dengan jarak tempuh antara bandara dan lokasi danau melalui jalur darat hanya 30 menit hingga  1 jam.

[caption id="attachment_588" align="aligncenter" width="850"]Design Baru BANDAR UDARA SILANGIT, Danau Toba Jadi 'Monaco of Asia' Design Baru BANDAR UDARA SILANGIT, Danau Toba Jadi 'Monaco of Asia'[/caption]

Direktur Utama AP II, Budi Karya Sumadi mengatakan, wajah Bandara Silangit nantinya dirancang dengan konsep dengan dipadukan nilai tradisional wilayah Tapanuli dan sekitarnya


"Desain terminal yang berkiblat ke rumah Bolon Toba Khas Tapanuli Utara," kata Budi Karya, dalam siaran pers, Jumat (5/1/2016).

Pada proyek tahap I, AP II akan mengembangkan runway menjadi 2.450 x 45 meter, sehingga pesawat jet berkapasitas lebih besar dapat mendarat. Dengan adanya pesawat berbadan lebar, harga tiket untuk penerbangan langsung menuju Bandara Silangit bisa menjadi lebih terjangkau.




[caption id="attachment_591" align="aligncenter" width="500"]Design Baru BANDAR UDARA SILANGIT, Danau Toba Jadi 'Monaco of Asia' Design Baru BANDAR UDARA SILANGIT, Danau Toba Jadi 'Monaco of Asia'[/caption]

"Kami optimistis melalui pengembangan ini akan semakin banyak maskapai berminat membuka penerbangan langsung atau direct flight ke Bandara Silangit sehingga dapat mempermudah akses bagi wisatawan mancanegara maupun lokal berwisata ke kawasan Danau Toba," tambah Budi Karya.

Subscribe to receive free email updates: