Mari Kita Doakan Adik Terkasih Ini, Kita Doakan Supaya Dia Tabah

Sahabat Newsindo, Mari Kita Doakan Adik Terkasih Ini, Kita Doakan Supaya Dia Tabah

Setelah selama tiga hari berturut-turut menerima beritadukacita, hari ini saya tak tahan untuk tidak terisak untuk Ludwig Hasibuan. Dalam usia kurang dari 12 tahun, tahun lalu dia bersama ayahnya harus memberangkatkan Ibunya menghadap Sang Kuasa. Dan hari ini, tak sampai setahun kemudian, adik terkasih ini kembali harus mengantarkan jenazah ayahanda terkasih, Pdt Samuel Hasibuan, ke pemakaman. Saya mengenal Samuel sebagai pendeta yang sangat sederhana, baik hati dan penyayang. Berat rasanya melepas kepergiannya pada usia masih muda, 48 tahun.

Adikku, Ludwig, hidup sungguh tak adil, demikian mungkin pikirmu. Dan pasti banyak pertanyaan berkecamuk dalam dirimu, yang bahkan saya pun tak mampu jawab. Hanya air mata dan kesedihan ketika melihat foto-fotomu. Saya tak mampu berkata-kata. Tak terbayangkan olehku bahwa kau mungkin akan berjalan sendiri menghadapi kehidupan ini.

Kalau kau sudah dewasa, mungkin saya akan mengutip kata-kata Antoni de Mello, "Mencintai Tuhan dengan seluruh hati, berarti dengan seluruh hati mengucapkan kata 'ya!' kepada kehidupan dan segala peristiwa yang terjadi di dalamnya."

Doaku untukmu, adikku! Kasih Kristus menggenggammu, meniti hari-hari dalam perjalananmu..... Dalam genggamannya, kau tak akan pernah sendiri.
 







Sumber Dari FB Abanganda G. Gultom
https://www.facebook.com/gomar.gultom/posts/10208814067285622

Subscribe to receive free email updates: