Ormas Muslim Ini Akan Menutup Paksa Rumah Makan BPK, Jika..

Newsindo.co - Aksi ratusan massa dari berbagai Organisasi Masyarakat (Ormas) melakukan unjuk rasa di Kantor Bupati Deliserdang pada Jumat (22/7) sore, agar Pemkab Deliserdang menutup rumah makan BPK di sekitar kantor Bupati Deliserdang dan Jalinsum menuai banyak tanggapan.

Salah satunya dari pengamat sosial di Medan, Adi Putra Ginting. Beliau menyayangkan aksi massa tersebut. Karena babi panggang adalah salah satu kuliner khas dari Sumatera Utara.

“Sangat disayangkan kalau harus ditutup. Karena babi panggang adalah warisan kuliner di Sumut,” tanggapnya.
Ormas Muslim Ini Akan Menutup Paksa Rumah Makan BPK, Jika..

Hal ini juga diamini Suryanto, seorang penikmat kuliner.

“Kenapa harus diributi, karena itukan memang ditujukan untuk yang non muslim. Biarkan saja mereka menikmati sajian kuliner yang sudah turun temurun. Kita yang muslim tak perlu terlalu lebay lah,” ucapnya tegas.

Sebelumnya pendemo yang dipimpin Al Ustadz Al Hafizh, H Azanul Shauty SHI & Al Ustadz, H Ibnu Hajar SSos MPd, menggiring massa ke Kantor Bupati Deli Serdang.

Dalam orasinya, mereka menuntut agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang menutup rumah makan Babi Panggang Karo (BPK) yang berada di sekitar kantor Bupati Deliserdang maupun di Jalinsum.

Dalam aksinya, ratusan massa ini memberikan waktu selama 3 hari ke depan agar Pemkab Deliserdang menutup rumah makan BPK di sekitar kantor Bupati Deliserdang dan Jalinsum.

Ratusan warga ini pun mengancam akan menutup paksa jika Pemkab Deliserdang tidak menutup rumah makan BPK tersebut. “Kami menuntut agar restoran BPK ditutup atau kami akan bertindak,” teriak massa. (cep)

=> Ormas Muslim Ini Akan Menutup Paksa Rumah Makan BPK, Jika..

Subscribe to receive free email updates: