Lulusan SMP ini Raup Rp. 4.1M Hanya Meretas Citilink.com, Tiket.com & 4.600 Situs Lainnya

Newsindo.co, Banten - Kemunculan Haikal alias SH terbilang cukup menghebohkan dunia hacker. Pria yang masih belia ini adalah otak dari pelaku peretas atau hacker remaja yang terbilang cukup mumpuni di bidangnya.


Usianya baru 19 tahun dan hanya lulusan SMP, namun kemampuannya meretas situs bisa mencapai skala internasional.

Berikut fakta unik tentang si hacker remaja ini:

  1. Haikal meraup keuntungan 4,1 miliar hanya dari meretas dua situs yakni tiket.com dan citilink.com
  2. Hacking yang dilakukannya adalah dengan teknik deface yakni mengganti tampilan gambar dengan gambar tertentu
  3. Memiliki 3 anak buah yang bahkan pendidikannya jauh lebih tinggi darinya
  4. Sempat buron selama 4 bulan karena kerap berpindah-pindah tempat tinggal
  5. Haikal berhasil meretas sekitar 4600 situs bukan hanya situs penjualan tiket dan ojek online, tapi juga pemerintahan pusat dan daerah serta kepolisian
  6. Penjualan berbau komersial dilakukannya lewat akun Facebook
  7. Meretas baginya bukan hanya mencari untung tapi juga untuk ajang pamer
  8. Haikal tidak pernah belajar formal dan hanya mempelajari artikel di mesin pencarian Google secara otodidak
Haikal, berhasil dibekuk petugas Siber Bareskrim Polri di perumahan Pesona Gintung Residen, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (30/3/2017) siang.

Tiga anak buahnya lebih dulu dibekuk di Balikpapan, Kalimantan Timur, dua hari lalu.

Di usianya yang baru 19 tahun dan hanya lulusan SMP, dia sudah berhasil meretas lebih 4.600 situs.

Situs pemerintah pusat dan daerah hingga institusi Polri pun pernah dijebolnya.

Hal itu disampaikan Kanit III Subdit I Direktorat VI Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri, AKBP Idam Wasiadi, saat dihubungi Tribunnews.com dan dikutip Grid.ID, Kamis (30/3/2017).

"Dari pemeriksaan ketiga tersangka, saudara SH selaku pembobol telah berhasil membobol lebih dari 4.600 situs."

"Di antaranya situs milik Polri juga ada, situs milik pemerintah pusat dan daerah, beberapa situs luar negeri dan bahkan situs ojek online juga dibobol," ungkap Rikwanto seperti dikutip Tribunnews.com dan dilansir Grid.ID.

Haikal tidak semata bertujuan mencari keuntungan saat ingin menjebol suatu situs.

Ia juga sering meretas suatu situs, seperti situs lembaga tertentu, hanya demi "unjuk gigi".

"Untuk menunjukan kelasnya bahwa dia bisa membobol situs tertentu dengan mudahnya," kata Rikwanto.

"Itu dari pengakuan mereka, mereka yang cerita. SH menceritakan itu ke mereka karena sudah saling percaya," sambungnya.

Yang tidak kalah hebat lagi, lanjut Rikwanto, Haikal bisa punya kemampuan meretas situs dari belajar artikel-artikel di mesin pencari Google secara otodidak.

Rikwanto pun tersenyum karena baru tahu situs institusinya dijebol oleh Haikal yang hanya seorang lulusan SMP.

"Setelah SH tertangkap, baru kita akan tahu bagaimana dia bisa masuk ke situs kami," kata Rikwanto seraya tersenyum.

source : tribun

Subscribe to receive free email updates: